Kamis, 10 Oktober 2013

Beda Dari Biasanya

بسم اللّه الرّ حمن الرّ حيم

Seperti biasa, setiap pagi sebelum memulai aktifitas kami melakukan kegiatan rutin yaitu bertadarus Al-Qur'an sambil belajar untuk berceramah / menyampaikan kultum. Tidak banyak sih hanya sekitar 10 orang, dan sudah ada jadwal bergiliran untuk masing-masing tugas seperti siapa yang memimpin membaca Asmaul Husna, siapa yang menjadi pembawa acara, dan siapa yang giliran kultum. Hari ini tepat hari Jumat tanggal 11 Oktober 2013 kebetulan giliran aku yang kultum dan aku memilih untuk membahas tema Hijab. Aku membahas tema ini karena sebelumnya pada hari Kamis ketika kegiatan rutin pengajian ummahat di sekolah membahas tentang hijab dan menampilkan tutorial hijab yang trendy yang lagi ngetrend saat ini. 

Awalnya agak berat juga sih untuk menyampaikan materi tentang hijab ini karena yang aku bahas ini tentang hijab yang sesuai dengan syariat dan tidak membenarkan pemakaian hijab 'gaul' itu tadi. Ditambah lagi di situ memang ada seseorang yang selalu memakai jilbab 'gaul' alias di gaya-gayain, dan kebanyakan mereka di situ juga memakai jilbab setelah disematkan peniti atau jarum di bagian leher selanjutnya hanya di ikatkan ke belakang atau di biarkan menjulur seadanya. Lagipula aku juga merasa diri aku belum sepenuhnya syar'i. Kalau untuk Jilbab yang menutupi dada dan menggunakan kaos kaki mungkin sudah aku laksanakan, tetapi dengan syarat-syarat syar'i yang lain mungkin aku belum sempurna.

Kultum hari ini memang beda dari biasanya. Tanganku juga agak gemetar takutnya ada yang tersinggung atau gimana gitu, tapi tema ini memang udah lama pengen aku bahas. Akhirnya bismillah dan tanggapannya tidak mengecewakan. Tidak sedikit yang baru mengetahuinya, juga para laki-laki di situ yang pasti bertanggung jawab terhadap istrinya atau anak-anak perempuannya, sesuai firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Ahzab ayat 59 :

"Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak diganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’ 

Aku hanya berharap semoga apa yang aku sampaikan benar-benar di terima dan di cerna dengan baik, kemudian bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Wallahu a'lam bi shawab

Selasa, 03 September 2013

Life is a choice

Ini persimpanganku yang ke sekian kali. Selalu ada hal yang sama di setiap persimpanganku itu. Pilihan antara apa yang harus aku lakukan dan apa yang ingin aku lakukan. Hal yang sama tetapi masih membuatku takut untuk melangkah. Langkah ini masih terlalu rapuh untuk mulai menapaki apa yang ingin aku jalani. Diri ini masih terlalu nyaman oleh belaian mimpi-mimpi yang tak berujung. Mimpi-mimpi yang tak tau kapan dan bagaimana itu bisa terwujud. Ya, saat mimpi itu ingin kita wujudkan, hal yang paling pertama harus dilakukan adalah bangun, bangun dari mimpi itu dan hadapi ia di dunia nyata. Di dunia yang kejam, yang tak seindah dunia mimpi. Dunia yang kejam yang bisa mengancam keberadaan mimpi. Atau bahkan bisa membunuh mimpi-mimpi itu demi memilih untuk bisa bertahan hidup. Hidup memaksa kita untuk memilih. Memilih untuk bertahan atau kalah. Atau memilih untuk memenangkannya. Menang atas segala keputusasaan yang membuat hidup semakin terpuruk. Berjuang untuk menang. Berjuang untuk mencapai tujuan. Mimpi adalah salah satu tujuan hidup. Seperti apa mimpi kita? Bagaimana mimpi itu bisa terwujud? Kapan kita bisa mencapai mimpi kita itu? Disetiap pertanyaan terdapat pilihan. Apakah kita  ingin menggapainya dengan cara aman atau beresiko tinggi. Apakah kita ingin menggapainya dengan berlari atau berjalan perlahan. Apakah kita ingin menggapainya dengan jalan yang lurus atau memutar. Itu semua tergantung tekad dan keberanian. Keberanian untuk mengambil resiko, berlari, dan terus melaju kedepan. Atau hanya berani mencari cara aman, perlahan, dan dengan jalan yang memutar untuk sampai ke tujuan. Itu semua pilihan. Setiap detik di hidup ini adalah pilihan. Pilihan untuk menang atau kalah.

Selasa, 27 Agustus 2013

Penting untuk tau arti!


بسم اللّه الرّ حمن الرّ حيم

Pernah gak sih kalian bertanya-tanya setiap bacaan sholat yang kita baca itu artinya apa? soalnya dari kecil kita diajarin sholat ya  bacaannya seperti itu, dalam bahasa arab semuanya. Mungkin pernah tau artinya tapi dulu, sekarang udah lupa kali ya, atau masa bodo. Akhir-akhir ini saya penasaran pengen tau arti semua bacaan solat, tujuannya sih supaya bisa solat lebih khusyuk. 

Pertama-tama saya cari tau dan hafalin arti dari surat Al-fatihah. Malu juga sih masa hari gini gak tau terjemahan surat Al-fatihah, tapi belum tentu kan kalian juga tau makna dari surat Al-fatihah :) Setelah tau semua terjemahan nya, Subhanallah, setiap baca surat Al-fatihah jadi mau nangis. Terutama pas ayat ke lima yang artinya "Hanya kepada Engkau-lah kami menyembah dan hanya kepada Engkau-lah kami memohon pertolongan". Ya Allah, saya bener-bener merasa rendah banget di mata Allah, merasa banyak dosa, merasa gak ada apa-apanya.

Beneran penting untuk tau arti. Itu baru suarat Al-faatihah yang basic banget, masih banyak yang lain yang saya belum hafal. Dan juga penting untuk tau arti dari doa-doa yang kita baca setiap hari. Masa setiap hari kita memohon komat-kamit tapi gak tau apa yang kita minta. Pelan-pelan yuk mulai untuk tau arti dari setiap bacaan solat dan doa yang kita panjatkan setiap hari. Insya Allah akan lebih khusyuk dalam beribadah,
Wallahu a'lam bi shawab

dreams will be come true

apa kabar mimpi- mimpiku
aku hampir lupa seperti apa dirimu
masihkah kau bergembira seperti dulu
masihkah kau optimis seperti dulu
masihkah kau bersemangat seperti dulu
aku hampir lupa seperti apa dirimu
realitas ini begitu banyak menyita waktuku
menyita perhatianku dari segala ambisi mudaku
ya, jalan memang tidak selalu lurus ke depan
terkadang harus berbelok ke kiri atau ke kanan
bahkan harus memutar dan kembali ke awal
atau justru harus menyerah dan mencari jalan lain
tidak, aku bukannya ingin melupakanmu
tapi saat ini aku sedang berjuang
berjuang untuk mempertahankanmu
berjuang untuk membuktikan
bahwa kita bisa mewujudkannya
aku tidak akan pernah lupa
harapan-harapan itu masih ada

Sabtu, 27 Juli 2013

Painted Shoes

Ini tentang salah satu hobi aku yang pernah aku tekuni waktu masih sekolah, dan lumayan menghasilkan lah untuk uang jajan ^-^

Aku mulai melirik sepatu untuk media lukis itu waktu aku kelas dua SMK. Waktu itu karena kakak kelas sama geng-nya ada yang pakai sepatu lukis, dan gambarnya lucu-lucu. Gambar di sepatunya itu gambar-gambar kartun, such as garfield, tom and jerry, mickey mouse, etc. Dan akhirnya aku sama temen-temen aku ber-6 ngiri deh, pengen juga punya sepatu lukis kayak gitu. Tapi waktu itu masalahnya kita gak punya uang bro, dan harga sepasang sepatu lukis mereka itu 150rb keatas. Kayaknya untuk ukuran aku dan temen-temen aku waktu itu uang segitu tuh sayang banget hanya untuk beli sepatu lukis (bayaran aja masih ada yang nunggak, belom lagi beli buku, kesian amat dah T_T ).

Rabu, 26 Juni 2013

Uhibbukum Fillah

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang." (QS. Maryam [19]:96)

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang, itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik (surga)." (QS. Ali-'Imran [3]:14)