بسم اللّه الرّ حمن الرّ حيم
Seperti biasa, setiap pagi sebelum memulai aktifitas kami melakukan kegiatan rutin yaitu bertadarus Al-Qur'an sambil belajar untuk berceramah / menyampaikan kultum. Tidak banyak sih hanya sekitar 10 orang, dan sudah ada jadwal bergiliran untuk masing-masing tugas seperti siapa yang memimpin membaca Asmaul Husna, siapa yang menjadi pembawa acara, dan siapa yang giliran kultum. Hari ini tepat hari Jumat tanggal 11 Oktober 2013 kebetulan giliran aku yang kultum dan aku memilih untuk membahas tema Hijab. Aku membahas tema ini karena sebelumnya pada hari Kamis ketika kegiatan rutin pengajian ummahat di sekolah membahas tentang hijab dan menampilkan tutorial hijab yang trendy yang lagi ngetrend saat ini.
Awalnya agak berat juga sih untuk menyampaikan materi tentang hijab ini karena yang aku bahas ini tentang hijab yang sesuai dengan syariat dan tidak membenarkan pemakaian hijab 'gaul' itu tadi. Ditambah lagi di situ memang ada seseorang yang selalu memakai jilbab 'gaul' alias di gaya-gayain, dan kebanyakan mereka di situ juga memakai jilbab setelah disematkan peniti atau jarum di bagian leher selanjutnya hanya di ikatkan ke belakang atau di biarkan menjulur seadanya. Lagipula aku juga merasa diri aku belum sepenuhnya syar'i. Kalau untuk Jilbab yang menutupi dada dan menggunakan kaos kaki mungkin sudah aku laksanakan, tetapi dengan syarat-syarat syar'i yang lain mungkin aku belum sempurna.
Kultum hari ini memang beda dari biasanya. Tanganku juga agak gemetar takutnya ada yang tersinggung atau gimana gitu, tapi tema ini memang udah lama pengen aku bahas. Akhirnya bismillah dan tanggapannya tidak mengecewakan. Tidak sedikit yang baru mengetahuinya, juga para laki-laki di situ yang pasti bertanggung jawab terhadap istrinya atau anak-anak perempuannya, sesuai firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Ahzab ayat 59 :
"Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak diganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’
"Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, Karena itu mereka tidak diganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’
Aku hanya berharap semoga apa yang aku sampaikan benar-benar di terima dan di cerna dengan baik, kemudian bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Wallahu a'lam bi shawab